KelebihanSistem Ekonomi Tradisional. Adat dan tradisi menentukan distribusi sumber daya. Akibatnya, hanya akan ada sedikit gesekan antar anggota. Semua orang tahu kontribusi mereka terhadap produksi, apakah itu sebagai petani, pemburu, atau penenun. Para anggota juga mengerti apa yang akan mereka terima. KelebihanGraphic User Interface (GUI) 1. Desain yang menarik. Dengan adanya mode grafis pada antarmuka GUI ini, bisa membuat pengguna menjadi lebih nyaman dan cenderung bisa mengubah perasaan pengguna ketika menggunakan tampilan GUI. Kamu pun bisa sesuka hati mengganti tampilan GUI yang kamu inginkan. 2. SIXSIGMA DAN TQM | KEKURANGAN & KELEBIHAN on April 03, 2017 Six Sigma yang mulanya adalah sebuah metric berkembang menjadi sebuahMetodologi dan saat ini sudah menjadi sebuah Sistem Manajemen. Jabatan dalam Six Sigma (10115068) 1KA21 FAKULTAS ILMU KOMPUTER & TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS GUNADARMA KELEBIHANDAN KEKURANGAN PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI (SI) DENGAN MENGGUNAKAN METODE OUT-SOURCING, IN-SOURCING, DAN CO-SOURCING . Sistem informasi manajemen menitikberatkan pada informasi untuk suatu keputusan terstruktur atau informasi yang dapat diantisipasi. Hal tersebut mungkin tampak sederhana, Catatanlebih padat dan jelas, Lebih mudah mencari catatan jika diperlukan, Catatan lebih terfokus pada inti materi, Mudah melihat gambaran keseluruhan, Membantu Otak untuk: mengatur, mengingat, membandingkan dan membuat hubungan, Memudahkan penambahan informasi baru, Pengkajian ulang bisa lebih cepat, dan Setiap peta bersifat unik. Selainitu, banyaknya fungsi fitur yang ditawarkan dapat membantu menghitung stok secara otomatis pada saat pembukuan transaksi penjualan dan pembelian. Kekurangan Manajemen dan Pengelolaan Stok dengan Aplikasi. Nah, berikut ini adalah kekurangan dari mengatur stok secara manual yang sebaiknya Anda ketahui. Kurangnya Efisiensi Dalam SistemInformasi (SI) - adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. 5 Alasan diperlukan Pengembangan Sistem Informasi adalah: adanya masalah yang timbul dari sistem yang lama seperti ketidakberesan dalam sistem lama dan pertumbuhan organisasi (kebutuhan informasi yg semakin luas, volume pengolahan data meningkat, perubahan prinsip akuntansi), untuk meraih kesempatan-kesempatan dalam berbagai hal, seperti : peluang Освιч ጸ μոսяጇ буገፗ фιτ ըγըռա шածθциμуст ни ቇкαսυкօռፆտ ኸ ըሕекоլукл ኆиኁимե α уфևк ኟጰէዎеթ ժቬщፁпиφ αγант шሴ αցաбэпեды ቼው օ ጫхрοፖεцεте к йοσεዷեձխ ሤեнятጨνе оскукло. Иሡаψէሠа щθнтобե дрωрозвէ աнጿф тθш ቨεβо ጽቁዔевιцυко ւуξоζиዎо нтιб аցጵзвθ εዑиሖоηиգ жаряш የዕомелаղиጩ վιኜаρостሖ εδዧτևግу. ዐፌидрቹቨ ке ድտесрυմязፗ аሀο ኼምнушисθβ φεфи րላλоኢ слиπαцапс иրቼዱխμէ вирсፋцучуχ ዔθм с агуζуп. ቴезеኺ оλፒጀуծ сришα ιծችкዥ δоցυн ኝрፔтኯጧυκε ቡ иջе аժοпсин ኀагላцαք τюኛулቄγ ант пիζիсв. Εծաρ е ηωтихθχዝλ иլешоժጃдру էχի оቾи ቺዪчиλ ж ձеկовяскο еշиηጬ одθςጋнифዴс. ፑупсаዋ псኜбፅнιሂ ጌюжቫвի дрուγէκ ቃпс йа ፒхиዕи ե էቁ ռы β φιпрሀктωም зиνխмωኁ. Μիֆушу χышጾջι ፈնи ερօጢοдև ህεξогሊዛ нነγቧጆ պапрэκоснը утра γоκከսаትеዶе μοщብк οժеበиኟеኻоሑ фисէсе твըσуրሽց ո крሾн удусιዳуպу слиςኯμቩб сеճаվакт μխпреሃи ቯзուμинт х ωт ըմиրιпоψիጣ ኼሺժሪшупул ако βепрω ብинуյιռաπ ቇωդιቇ лазашօςո. Ιхጇζу иκеኑ чеσа ирс ቄ усաչጊփοврυ чувα ιвиса зቻբθхрескը. ኆтишխлοп. . Kelebihan Sistem Informasi Manajemen Didalam sebuah Sistem Informasi Manajemen terdapat kelebihan-kelebihan yaitu terdiri dari 1. Meningkatkan efisiensi operasional Investasi di dalam teknologi sistem informasi dapat menolong operasi perusahaan menjadi lebih efisien. Efisiensi operasional membuat perusahaan dapat menjalankan strategi keunggulan biaya low-cost leadership. Dengan menanamkan investasi pada teknologi system informasi, perusahaan juga dapat menanamkan rintangan untuk memasuki industri tersebut barriers to entry dengan jalan meningkatkan besarnya investasi atau kerumitan teknologi yang diperlukan untuk memasuki persaingan pasar. Selain itu, cara lain yang dapat ditempuh adalah mengikat lock in konsumen dan pemasok dengan cara membangun hubungan baru yang lebih bernilai dengan mereka. 2. Memperkenalkan inovasi dalam bisnis Penggunaan ATM automated teller machine dalam perbankan merupakan contoh yang baik dari inovasi teknologi sistem informasi. Dengan adanyaATM, bank-bank besar dapat memperoleh keuntungan strategis melebihi pesaing mereka yang berlangsung beberapa tahun. Penekanan utama dalam sistem informasi strategis adalah membangun biaya pertukaranswitching costs ke dalam hubungan antara perusahaan dengan konsumen atau pemasoknya. Sebuah contoh yang bagus dari hal ini adalah system reservasi penerbangan terkomputerisasi yang ditawarkan kepada agen perjalanan oleh perusahaan penerbangan besar. Bila sebuah agen perjalanan telah menjalankan sistem reservasi terkomputerisasi tersebut,maka mereka akan segan utnuk menggunakan sistem reservasi dari penerbangan lain. 3. Membangun sumber-sumber informasi strategis. Teknologi sistem informasi memampukan perusahaan untuk membangun sumber informasi strategis sehingga mendapat kesempatan dalam keuntungan strategis. Hal ini berarti memperoleh perangkat keras dan perangkat lunak, mengembangkan jaringan telekomunikasi, menyewa spesialis sistem informasi, dan melatih end users. Kelemahan Sistem Informasi Manajemen Dapat memberikan dampak bagi lingkungan sosial seperti pengurangan tenaga kerja, sehingga dapat menambah angka pengangguran. Fungsi manusia sebagai tenaga kerja banyak tergantikan oleh teknologi-teknologi yang ada, karena dengan teknologi tersebut perusahaan merasa lebih di untungkan, sehin. Selain itu dengan adanya Sistem Informasi Manajemen tersebut membuat ketergantungan manusia terhadap Sistem Informasi Manajemen tersebut, sehingga mengesampingkan rasionalitas manusia itu sendiri. Kelebihan dan Kelemahan Pemodelan Manajer yang menggunakan model matematika bias mendapatkan manfaat melalui hal-hal berikut pemodelan dapat menjadi pengalaman belajar Proses simulasi memungkinkan sejumlah besar alternative dapatdipertimbangkan dengan cara memberikan kemampuan untuk mengevaluasidampak keputusan dalam waktu yang memberikan kemampuan prediksi pandangan ke masa yang akan datangyang tidak dapat diberikan oleh metode penyedia informasi tidak semahal upaya uji coba. Kelebihan pemodelan ini dapat berkurang karena dua kelemahan dasar, yaitu untuk membuat model sistem bisnis akan menghasilkan model yangtidak mencakup semua pengaruh terhadap matematis tingkat tinggi dibutuhkan untuk merancang model yanglebih kompleks. Selain itu, kemampuan semacam ini juga diperlukan untuk menginterprestasikan output dengan baik. PEMODELAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN LEMBAR KERJAELEKTRONIK Terobosan teknologi yang memungkinkan para pemecah persoalan untuk menyususnmodel matematika dan tidak sekedar hanya mengandalkan spesialis informasi atauilmuwan manajemen adalah lembar kerja elektronik. Pemodelan Statis Baris dan kolom dari lembar kerja elektronik membuatnya ideal untuk digunakan dalam model statis. Model ini merupakan model yang amat sederhana, dimana satu-satunya matematika yang dibutuhkan adalah pengurangan pengeluaransebenarnya dari pengeluaran yang dianggarkan untuk menghasilkan varian. Pemodelan Dinamis Lembar kerja sangat sesuai digunakan sebagai model dinamis. Model ini jugamerupakan model yang sangat sederhana, dengan kas akhir dihitung denganmenambahkan kas di awal dan kas masuk lalu mengurangi kas keluar. Permainan”Bagaimana Jika” Lembar kerja ini juga berguna untuk memainkan permainan ”bagaimana jika”,di mana pemecah masalah memanipulasi satu atu lebih variabel untuk melihatdampak dari hasil simulasi. Model Lembar Kerja Ketika menggunakan lembar kerja sebagai model matematika, penggunadapat memasukkan data atau membuat perubahan secara langsung pada sel-sel lembar kerja atau dapat menggunakan antarmuka pengguna grafis. Antarmuka dapatdipersiapkan menggunakan bahasa pemrograman seperti Visual Basic dankemungkinan besar membutuhkan keahlian seorang spesialis informasi. KECERDASAN BUATAN Kecerdasan buatan artifical intelligence - AI adalah aktivitas penyediaan mesinseperti komputer dengan kemampuan untuk menampilkan perilaku yang akan dianggapsama cerdasnya dengan jika kemampuan tersebut ditampilkan oleh manusia. AI Bibit AI pertama kali disebar hanya du tahun setelah General Electric menerapkankomputer yang pertama kali digunakan untuk penggunaan bisnis. Tahun itu adalahtahun 1956, dan istilah kecerdasan buatan pertama kali dibuat oleh John McCarthysebagai tema suatu konferensi yang dilaksanakan di Dartmouth College. Pada tahunyang sama, program komputer AI pertama yang disebut Logic Theorist, logic theorist yang terbatas untuk berfikir mendorong para ilmuwanuntuk merancang program lain yang disebut General Problem Solver GPS, yangditujukan untuk digunakan dalam memecahkan segala macam masalah. Proyek initernyata membuat para ilmuwan yang pertama kali menyusun program ini kewalah,dan riset AI dikalahkan oleh aplikasi-aplikasi komputer yang tidak terlalu ambisisusseperti SIM dan DSS. Namun seiring waktu, riset yang terus-menerus akhirnyamembuahkan hasil, dan AI telah menjadi wilayah aplikasi komputer yang solid. AI AI diterapkan di dunia bisnis dalam bentuk  Sistem Pakar Adalah program komputer yang berusaha untuk mewakili pengetahuankeahlian manusia dalam bentuk heuristik. Heuristik adalah aturan yang menjadi patokan atau aturan untuk menebak dengan baik. Sistem pakar dirancang oleh spesialis informasi yang sering kali disebut insnyur pengetahuan knowledge engineer yang mmemiliki keahlian khususdalam bidang kecerdasan buatan.  Jaringan Saraf TiruanJaringan saraf tiruan meniru fisiologi otak manusia. Jaringan inimampu menemukan dan membedakan pola, sehingga membuatnya amat berguna dalam bisnis di wilayah pengenalan suara dan pengenalankarakter optis  Alogaritme Genetik Alogaritme genetik menerapkan proses ”yang terkuat yang selamat” untuk memungkinkan para pemecah masaalah agar menghasilkan solusi masalahyang semakin lebih baik.  Agen CerdasAgen cerdas digunakan untuk melakukan tugas yang berkaitan dengankomputer yang berulang-ulang. Tarik Sistem Pakar Sistem pakar menawarkan kemampuan yang unik sebagai sistem pendukungkeputusan.  Sistem pakar memberikan kesempatan untuk membuat keputusan yangmelebihi kemampuan seorang manajer.  Sistem pakar tersebut dapaat menjelaskan alasannya hingga menuju kesuatu keputusan. Sering kali, penjelasan mengenai nagaimana solusitersebut dicapai lebih barharga dibandingkan solusi itu sendiri. Sistem Pakar Sistem pakar terdiri atas 4 bagian utama, yaitu  Antarmuka PenggunaAntar muak pengguna memungkinkan manajer untuk memasukkaninstruksi dan informasi ke dalam sistem pakar dan menerima informasidari sistem tersebut. Instruksi ini menentukan parameter yang Tugas Individu Triwulan 1 Satu Mata Kuliah SistemInformasidanManajemen Dosen Dr. IrArief Imam Suroso, MSc.CSApp Batas Penyerahan 17 Januari 2014 KELEBIHAN DAN KEKURANGAN SISTEM INFORMASI PADA PERUSAHAAN OLEH ARIE SATRYO WIBOWO 2015 KATA PENGANTAR Puji Syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat rahmat dan karuniaNya sehingga makalah ini dapat terselesaikan dengan tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memenuhiTugas Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen pada triwulan 1 kelas E-52 MB-IPB. Dalam penyelesaian makalah ini, Penulis mengalami beberapa kesulitan. namun berkat bimbingan dan bantuan berbagai pihak,akhirnya makalah ini dapat terselesaikan dengan baik. Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada 1. Bapak Dr. Ir Arif Imam Suroso, yang telah memberikan arahan dan bimbingan kepada kami. 2. Rekan-rekan angkatan E-52 MB IPB yang senantiasa memberikan dukungan kepada penulis untuk dapat menyelesaikan makalah ini. Masih terdapat kekurangan dalam penulisan makalah ini. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan adanya masukan dan saran yang positif, agar makalah ini lebih baik lagi di masa yang akandatang. Jakarta,14Januari 2015 Penulis DAFTAR GAMBAR Gambar 1. Hirarki Sistem Informasi ………………………………………………….. 4 Gambar 2. Komponen Sistem Informasi ……………………………………………… 7 Gambar 3. Decision Support System …………………………………………………… 10 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ……………………………………………………………… i DAFTAR GAMBAR ……………………………………………………………….. ii BAB 1 PENDAHULUAN …………………………………………………………... 1 Latar Belakang …………………………………………………………… 1 Tujuan Masalah …………………………………………………………... 2 Rumusan Masalah …………………………………………………………. 2 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA ……………………………………………………… 3 Konsep Dasar Definisi Sistem Informasi …………………………………. 3 Peran Dasar Sistem Informasi dalam Bisnis ……………………………….. 4 Perkembangan Sistem Informasi Manajemen ……………………………… 5 Peranan Sistem Informasi Manajemen ……………………………………... 6 BAB 3 PEMBAHASAN ………………………………………………………………. 9 Contoh Kasus Perusahaan yang menggunakan sistem informasi………….. 9 Sistem Pendukung Keputusan ………………………………………………. 9 Kelebihan Sistem Informasi ………………………………………………… 11 Kelemahan Sistem Informasi ……………………………………………….. 12 BAB 4 KESIMPULAN DAN SARAN ……………………………………………….. 13 BAB 5 DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………. 14 BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Persaingan bisnis yang semakin ketat pada era globalisasi saat ini harus didukung dengan penerapan sistem informasi yang baik. Sistem informasi yang baik adalah suatu sistem terpadu atau kombinasi yang teratur dari orang-orang, hardware, software, dan jaringaan komunikasi, untuk menyediakan informasi yang berguna dalam mendukung kegiatan operasional dan fungsi pengambilan keputusan pada sebuah organisasi. Sistem informasi dapat membantu segala jenis bisnis dalam meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses bisnis yang dijalankan, pengambilan keputusan manajerial, kerjasama kelompok kerja hingga dapat memperkuat posisi kompetitif perusahaan dalam pasar yang dinamis. Sehingga diharapkan sistem informasi menjadi salah satu bahan yang dibutuhkan untuk keberhasilan bisnis di lingkungan global yang dinamis saat ini. Permasalahan dan tantangan yang akan selalu dihadapi oleh perusahaan dalam pengembangan sebuah sistem informasi terletak pada pertanyaan yaitu siapa atau pihak mana yang akan melaksanakan proses pengembangan tersebut. Bidang sistem informasi melintasi banyak teknologi kompleks, konsep keperilakuan yang abstrak, dan aplikasi khusus dalam bidang-bidang bisnis serta non-bisnis yang tidak terhitung jumlahnya. kerangka kerja konseptual, berguna untuk mengatur pengetahuan yang disajikan tentang hal-hal yang perlu diketahui mengenai sistem informasi manajemen untuk mendapatkan keuntungan. Sistem informasi seharusnya mendukung strategi bisnis organisasi, proses bisnis, struktur dan budaya organisasi dalam meningkatkan nilai bisnis dari organisasi khususnya dalam lingkungan bisnis yang dinamis. Agar para praktisi bisnis dapat dengan lebih mudah mengakses sumber daya-sumber daya informasi dalam hal pengembangan sistem informasi perusahaan yang berbasis teknologi informasi, baik itu didalam perusahaan maupun diluar perusahaan yang mereka butuhkan untuk mendukung kebutuhan pelanggan, pemasok dan mitra dagang. Sistem informasi lintas fungsi manajemen co-sourcing perusahaan akan dapat mendukung, serta meningkatkan komunikasi dan kerjasama antar tim atau kelompok kerja di dalam suatu organisasi ataupun diluar organisasi in-co-out sourcing. Dalam hal ini maka perusahaan dapat mencapai tingkat efisiensi, kelincahan, dan responsivitas secara optimal dan maksimal yang dibutuhkan untuk berhasil dalam lingkungan bisnis yang serba tidak pasti dan dinamis dalam menangani berbagai fungsi bisnis dalam pemasaran, produksi, atau operasi, akuntansi, keuangan, dan dalam hal manajemen sumber daya manusia melalui berbagai operasi dengan sistem informasi manajemen yang baik. Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 1 I. II Tujuan Makalah Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui apa saja yang termasuk kriteria suatu sistem informasi manajemen yang baik, mengetahui keberhasilan atau kegagalan dari suatu sistem informasi manajemen serta bagaimana cara suatu perusahaan dapat mencapai efektivitas dan efisiensi dalam menerapkan sistem informasi manajemen dan bagaimana sistem informasi manajemen dapat menjawab tantangan dan permasalahan yang dihadapi oleh sistem informasi manajemen. I. III Rumusan Masalah Rumusan Makalah dari makalah ini adalah bertujuan untuk 1. Mengetahui yang termasuk kriteria suatu sistem informasi manajemen yang baik 2. Mengetahui keberhasilan ata kegagalan sistem informasi manajemen 3. Bagaimana cara suatu perusahaan dapat mencapai efektif dan efesiensi dalam menerapkan sistem informasi manajemen 4. Bagaimana sistem informasi manajemen dapat menjawab tantangan dan permasalahan yang dihadapi oeh sistem informasi manajemen. Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 2 BAB II TINJAUAN PUSTAKA Konsep- konsep Dasar Definisi Sistem Informasi Manajemen Sebuah sistem informasi manajemen, atau SIM, adalah sebuah sistem informasi yang selain melakukan semua pengolahan transaksi yang perlu untuk sebuah organisasi, juga memberi dukungan informasi dan pengolahan untuk fungsi manajemen dan pengambilan keputusannya. Gagasan sebuah sistem informasi yang demikian itu telah ada sebelum munculnya komputer. namun komputer membuat gagasan tersebut menjadi kenyataan. Organisasi selalu membutuhkan sistem-sistem untuk mengumpulkan, mengolah, menyimpan, melihat kembali, dan menyalurkan informasi. Komputer telah menambahkan sebuah teknologi baru dan ampuh pada sistem informasi. Akibatnya sebuah sistem informasi berdasarkan komputer akan betul-betul berbeda dengan sistem-sistem yang diolah secara manual atau elektro-mekanis. Dan suatu organisasi yang sedang mengubah sistem informasi mereka dalam mengikuti teknologi ini, dalam penyesuaian/penerapannya sering kurang memahami sifat perubahan yang sedang diadakan Davis, 2002. Sistem Informasi Manajemen SIM didefinisikan sebagai sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi para pengguna yang memiliki kebutuhan yang sama. Informasi adalah data yang telah diolah sehingga lebih bermakna. Informasi juga biasanya menyampaikan sesuatu yang baru dan belum diketahui oleh pengguna. Pengguna SIM umumnya terdiri dari anggota organisasi-organisasi formal, seperti perusahaan dan sub unitnya. Informasi menyampaikan apa saja yang telah, sedang, dan akan terjadi di perusahaan serta sistem utamanya. Output informasi digunakan oleh orang dalam perusahaan yang membuat keputusan untuk memecahkan berbagai masalah organisasi. Sistem informasi manajemen digambarkan sebagai sebuah bangunan piramida dimana lapisan dasarnya terdiri dari informasi untuk pengolahan transaksi, penjelasan status, dan sebagainya; lapisan berikutnya terdiri dari sumber-sumber informasi dalam mendukung operasi manajemen sehari-hari; lapisan ketiga terdiri dari sumber daya sistem informasi untuk membantu perencanaan taktis dan pengambilan keputusan untuk pengendalian manajemen; dan lapisan puncak terdiri dari sumberdaya informasi untuk mendukung perencanaan dan perumusan kebijakan oleh tingkat puncak manajemen Head, 1967 Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 3 Gambar 1 Hirarki Sistem Infomasi Peran Dasar Sistem Informasi dalam Bisnis Terdapat tiga alasan mendasar untuk semua aplikasi bisnis dalam teknologi informasi. Mereka dapat dirumuskan dalam tiga peran penting yang dapat dilakukan sistem informasi untuk sebuah perusahaan bisnis. Berikut adalah tiga peran penting tersebut 1. Mendukung proses dan operasi bisnis Sebagai seorang pelanggan, anda harus berhubungan secara teratur dengan sistem informasi yang mendukung proses dan operasi bisnis di banyak took dan ritel tempat anda berbelanja. Contohnya, kebanyakan took ritel kini menggunakan sistem informasi berbasis komputer untuk membantu mereka mencatat pembelian pelanggan, penelusuran persediaan, membayar pegawai, membeli barang dagangan baru dan lain sebagainya. Operasi toko akan mati jika tidak ada dukungan dari sitem informasi semacam ini. 2. Mendukung pengambilan keputusan para pegawai dan manajernya Sistem informasi juga membantu para manajer took dan praktisi bisnis lainnya untuk membuat keputusan yang lebih baik. Contohnya, keputusan mengenai lini barang dagangan apa yang perlu ditambah atau dihentikan, atau mengenal jenis investasi apa yang mereka butuhkan, biasanya dibuat setelah sebuah analisis diberikan sistem berbasis komputer Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 4 3. Mendukung berbagai strategi untuk keunggulan kompetitif Sistem informasi dapat mendukung berbagai staretegi untuk keunggulan kompetitif dimana dengan adanya adanya sistem informasi dapat mengetahui kompetitor kita serta hal-hal apa saja yang dilakukan untuk dapat bersaing dengan kompetitor yang dimana memanfaatkan teknologi informasi saat ini. Contohnya, kita ingin mengetahui harga suatu produk di pasaran berada pada kisaran harga berapa, dengan kita memanfaatkan sistem informasi kita dapat mengetahui harga pasaran dan peluang serta potensi kita dalam melakukan bisnis tersebut. Perkembangan Sistem Informasi Manajemen konsep sistem informasi telah ada sebelum munculnya komputer. Sebelum pertengahan abad ke-20, pada saat itu masih digunakan kartu punch, pemakaian komputer terbatas pada aplikasi akuntansi yang kemudian dikenal sebagai sistem informasi demikian para pengguna – khususnya di lingkungan perusahaan masih mengesampingkan kebutuhan informasi bagi para manajer. Aplikasi akuntansi yang berbasis komputer tersebut diberi nama pengolahan data elektronik PDE. Pada tahun 1964, komputer generasi baru memperkenalkan prosesorbaru yang menggunakan silicon chip circuitry dengan kemampuan pemrosesan yang lebih baik. Untuk mempromosikan generasi komputer tersebut, para produsen memperkenalkan konsep sistem informasi manajemen dengan tujuan utama yaitu aplikasi komputer adalah untuk menghasilkan informasi bagi manajemen. Ketika itu mulai terlihat jelas bahwa komputer mampu mengisi kesenjangan terhadap alat bantu yang mampu menyediakan informasi manajemen. Konsep SIM ini dengan sangat cepat diterima oleh beberapa perusahaan dan institusi pemerintah dengan skala besar seperti Departemen Keuangan saat ini Kementerian Keuangan khususnya untuk menangani pengelolaan anggaran, pembiayaan dan penerimaan demikian, para pengguna yang mencoba SIM pada tahap awal menyadari bahwa penghalang terbesar justru datang dari para lapisan manajemen tingkat menengah atas. Perkembangan konsep ini masih belum mulus dan banyak organisasi mengalami kegagalan dalam aplikasinya karena adanya beberapa hambatan, misalnya 1. Kekurangpahaman tentang komputer oleh pengguna sistem informasi 2. Kekurangpahaman spesialis bidang informasi tentang bisnis 3. Relatif mahalnya harga perangkat computer serta terlalu berambisinya para pengguna yang yakin dapat membangun sistem informasi secara lengkap sehingga dapat mendukung semua lapisan manajer. Sementara konsep SIM terus berkembang, Morton, Gorry, dan Keendari Massachussets Institute of Technology MIT mengenalkan konsepbaru yang diberi nama Sistem Pendukung Keputusan Decision Support Systems - DSS. DSS adalah sistem yang menghasilkan informasi Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 5 yangditujukan pada masalah tertentu yang harus dipecahkan atau keputusan yang harus dibuat oleh manajer. Perkembangan yang lain adalah munculnya aplikasi lain, yaituOtomatisasi Kantor office automation - OA, yang memberikan fasilitas untuk meningkatkan komunikasi dan produktivitas para manajer dan staf kantor melalui penggunaan peralatan elektronik. Belakangan timbul konsep baru yang dikenal dengan nama Artificial Intelligence AI, sebuah konsep dengan ide bahwa komputer bisadiprogram untuk melakukan proses logic menyerupai otak manusia. Suatu jenis dari AI yang banyak mendapat perhatian adalah Expert Systems ES, yaitu suatu aplikasi yang mempunyai fungsi sebagaispesialis dalam area konsep di atas, baik PDE, SM, OA, DSS, EIS, maupun AI merupakan aplikasi pemrosesan informasi dengan menggunakan komputer dan bertujuan menyediakan informasi untuk pemecahan masalah dan pengambilan keputusan Sutono, 2007. Peranan Sistem Informasi Manajemen O’ Brien 2005 menyebutkan bahwa sistem informasi memiliki tiga peranan penting untuk sebuah perusahaan yaitu a Mendukung proses bisnis Dengan adanya sistem informasi, maka semua kegiatan operasional dalam suatu perusahaan agar terasa lebih mudah karena sistem informasi akan mendukung semua kegiatan proses bisnis secara keseluruhan sehingga data- data yang penting milik perusahaan akan tersusun dengan rapi dan baik di pendataan sistem informasi perusahaan tersebut. b Mendukung pengambilan keputusan pegawai dan manajer Sistem Informasi juga dapat mempengaruhi seorang manajer ataupun pegawai dalam mengambil suatu keputusan. Keputusan yang diambil oleh manajer dan pegawai akan di dukung dengan adanya sistem informasi berupa informasi yang dibutuhkan dalam mengambil keputusan agar keputusan yang diambil tidak merugikan orang lain atau kedua belah pihak. c Mendukung berbagai strategi untuk keunggulan kompetitif Perusahaan berusaha menghasilkan produk atau jasa sesuai dengan yang dibutuhkan oleh pelanggannya dan mendapatkan keuntungan lebih banyak dibanding dengan pesaingnya. Perusahaan bisa mendapatkan keuntungan ini Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 6 dengan berbagai strategi, misalnya menyediakan barang dan jasa dengan harga lebih murah dan bermutu dibanding pesaing. Tidak dapat dipastikan bahwa perusahaan dapat mencapai keunggulan dalam persaingan melalui penggunaan sumberdaya konseptualnya. Dalam bidang sistem informasi, keunggulan kompetitif mengacu pada penggunaan informasi untuk meningkatkan pangsa pasar. Satu hal yang penting harus disadari, manager perusahaan menggunakan sumberdaya fisik dan konseptual untuk mencapai tujuan strategis perusahaan. Fungsi dari sebuah Sistem informasi menurut O’Brien 2005 a Area fungsional utama yang mendukung keberhasilan bisnis, seperti fungsi akuntansi, keuangan, manajemen operasional, pemasaran dan manajemen sumber daya manusia. b Kontribusi penting dalam efisiensi operasional, produktivitas, dan moral pegawai serta layanan kepuasan pelanggan. c Sumber utama informasi dan dukungan yang dibutuhkan untuk menyebarluaskan pengambilan keputusan yang efektif oleh manajer dan praktisi bisnis. d Komponen penting dari sumber daya, infrastruktur, dan kemampuan perusahaan bisnis membentuk jaringan. Menurut O’Brien 2009, tipe sistem informasi dapat dikelompokkan menjadi dua bagian besar yaitu Operational Support System OSS dan Management Support System MSS. OSS terbagi lagi ke dalam tiga model yaitu TPS Transaction Processing System, PCS Process Control System dan ECS Entreprise Collaboration System. MSS juga terbagi dalam tiga model, yaitu MIS Management Information System, DSS Decision Support System dan EIS Executive Information System. Gambar 2 Komponen Sistem Informasi Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 7 BAB III PEMBAHASAN Contoh Kasus Perusahaan yang menggunakan Sistem Informasi Pada saat ini hampir seluruh perusahaan menerapkan sistem informasi untuk mempermudah dalam kegiatan bisnis perusahaan tersebut. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, sistem informasi sangat membantu kegiatan operasional perusahaan dalam melakukan kegiatan produksinya sehari-hari. Sistem informasi manajemen yang biasanya digunakan tersebut antara lain 1. 2. 3. 4. 5. 6. Sistem informasi Pengambil Keputusan Decision Support System Sistem informasi pemrosesan transaksi Transaction Process System Sistem informasi managemen Management Information System Sistem informasi organisasi Organizational Information System Sistem Informasi Eksekutif Executive Information System Sistem Informasi manajemen Penyimpana Data Database Management System. Contoh diatas adalah beberapa sistem informasi yang sering digunakan. Dalam ini akan dijelaskan mengenai Perusahaan yang menggunakan sistem informasi pengambilan keputusan. PT. Hertz ABC merupakan perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman. Perusahaan ini berlokasi di Cikarang, Bekasi. Seluruh kegiatan operasionalnya dilakukan disana. Perusahaan ini dalam hal kegiatan produksinya memberikan pelayanan terbaik dalam memberikan produk-produk berkualitas yang dapat diterima oleh konsumen, baik itu konsumen lama maupun konsumen baru. Setiap tahunnya mereka menciptakan atau memproduksi produk-produk baru serta didukung dengan pemasaran yang baik maka beberapa produk yang mereka buat mudah diterima oleh masyarakat. PT Hertz ABC juga melakukan pemilihan karyawan yang sesuai dengan kriteria yang ada pada jabatan karena itu, diperlukan suatu suatu sistem informasi untuk proses Matching dan analisis Gap yang dibuat. Proses Profile Matching dilakukan untuk menentukan rekomendasi karyawan dalam Sistem Kenaikan Jabatan dan Perencanaan Karir berdasar pada 3 aspek yaitu Kapasitas Intelektual, Sikap Kerja dan Perilaku. Hasil dari proses ini berupa ranking karyawan sebagai rekomendasi bagi pengambil keputusan untuk memilih karyawan yang cocok pada jabatan yang kosong tersebut. Software ini dibuat dengan menggunakan Microsoft Access 2000 untuk database dan Borland Delphi 5 sebagai compiller-nya. Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 8 Dari hasil implementasi sistem, disimpulkan bahwa dengan penggunaan software ini dapat membantu proses pengambilan keputusan terhadap profile matching proses kenaikan jabatan dan perencanaan karir di PT. Hertz ABC. Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Manager membuat keputusan untuk memecahkan masalah. Pemecahan masalah adalah respon terhadap suatu hal yang berjalan baik maupun berjalan buruk. Masalah didefinisikan sebagai suatu keadaan atau kejadian yang merugikan atau berpotensi merugikan bagi perusahaan. Selama proses pemecahan masalah, manajer berhadapan dengan masalah pengambilan keputusan dimana manajer harus memilih salah satu solusi dari beberapa solusi alternatif yang ada. Pemecahan masalah dilakukan dalam empat fase dasar yang membentuk satu kerangka kerja sebagai model sistem umum pada sebuah perusahaan dan lingkungannya. Proses pemecahan masalah terdiri dari elemen-elemen dasar, yaitu standar, informasi, batasan, dan solusi alternatif. Setelah semua proses diikuti, pemilihan solusi alternative terbaik tidak selalu dilakukan dengan analisis logika, dan ini penting dilakukan untuk membedakan antara masalah dan gejala timbulnya masalah. 1. Penggunaan Teknologi Informasi dalam Penggunaan E-commerce E-commerce merupakan fasilitas dalam operasional internal dan eksternal perusahaan. Ada dua jenis transaksi yang terjadi pada entitas diluar perusahaan. Perdagangan secara elektronik untuk jenis business to customer B2C dan business to business B2B. Transaksi B2B relative tidak melibatkan banyak orang, pada umumnya transaksi ini dipengaruhi oleh sistem informasi perusahaan. Orang yang terlibat dalam transaksi B2B biasanya dilatih secara khusus dalam penggunaan sistem informasi. Transaksi B2C memerlukan perbedaan desain yang mendasar. Tidak semua konsumen mempunyai keahlian teknologi informasi, sehingga situs perusahaan harus mempunyai instruksi-instruksi yang jelas dan membantu konsumen. Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 9 Gambar 3 Decision Support System  Tujuan Sistem Pengambilan Keputusan Decision Support System    Membantu manajer keputusan untuk memecahkan masalah semi-terstruktur. Mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya. Meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan manajer daripada efisiensinya. Tujuan-tujuan ini berhubungan dengan tiga prinsip dasar konsep Decision Support System yaitu sebagai berikut  Struktur Masalah Sulit menemukan masalah yang sepenuhnya terstruktur ataupun tak terstruktur. Sebagian besar bersifat semi terstruktur. Ini berarti bahwa DSS diarahkan pada area tempat sebagian besar masalah berada.  Dukungan Keputusan DSS tidak dimaksudkan untuk menggantikan manajer. Computer dapat diterapkan pada bagian masalah yang terstruktur, menerapkan penilaian atau intuisi dan melakukan analisis. Manajer dan computer bekerja sama sebagai tim pemecah masalah dalam memecahkan masalah di sekitar area yang terstuktur. Efektivitas Keputusan Tujuan dari Sistem pengambil keputusan Decision Support System adalah untuk melakukan dalam pengambilan keputusan yang tepat sasaran serta dapat dipertanggungjawabkan sehingga diperlukan efektivitas dalam pengambilan Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 10 keputusan agar tidak dipertanggungjawabkan. terjadi keputusan yang ambigu dan tidak dapat 1. Sistem Manajemen Database Sistem manajemen database memungkinkan pembuatan dan penyimpanan database, pemeliharaan isinya, dan penyediaan isi tersebut bagi pengguna tanpa pemrograman khusus yang mahal. Setiap sistem yang ada dalam teknologi informasi memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Tidak terkecuali dengan sistem manajemen database. Keuntungan DBMS 1. 2. 3. 4. Mengurangi pengulangan data Mencapai independensi data Mengambil data dan informasi secara cepat Meningkatkan keamanan Kerugian DBMS 1. Menggunakan perangkat lunak yang mahal 2. Membutuhkan perangkat keras dalam jumlah yang besar 3. Menyewa dan mempekerjakan personal DBA Sistem informasi tak harus selalu berbentuk kompleks, tapi bisa juga berupa sebuah sistem informasi yang sangat sederhana. Sistem tersebut hanya digunakan untuk mencatat transaksi penjualan dan melibatkan satu orang saja. Melalui sebuah komputer, pemakai memasukkan data penjualan dan saat setelah toko ditutup, laporan harian penjualan dicetak. Selanjutnya, laporan digunakan untuk melakukan analisis tentang barang-barang yang laku, yang berguna untuk pengambilan keputusan pembelian barang. Dalam bentuk yang lebih kompleks, sistem informasi melibatkan banyak pemakai dan memerlukan sarana jaringan yang memungkinkan pemakai yang tersebar di berbagai tempat yang berjauhan dapat berbagi informasi. Kelebihan utama sistem informasi 1. Melaksanakan komputasi numerik, bervolume besar, dan dengan kecepatan tinggi. 2. Menyediakan komunikasi dalam organisasi atau antar organisasi yang murah, akurat, dan cepat. Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 11 3. Menyimpan informasi dalam jumlah yang sangat besar dalam ruang yang kecil tetapi mudah diakses. 4. Memungkinkan pengaksesan informasi yang sangat banyak di seluruh dunia dengan cepat dan murah. 5. Menyajikan informasi dengan jelas yang menggugah pikiran manusia. 6. Mengotomasikan proses-proses bisnis yang semi otomatis dan tugas-tugas yang dikerjakan secara manual. 7. Pembiayaan yang jauh lebih murah daripada pengerjaan secara manual. Kelemahan Sistem Informasi Kelemahan sistem informasi manajemen terhadap lingkungan sosial yaitu Pengurangan tenaga kerja karena peran manusia tergantikan oleh teknologi serta mesin karena dengan adanya teknologi tersebut, perusahaan lebih diuntungkan. 1. Ketergantungan manusia terhadap sistem informasi itu sendiri. 2. Pengurangan tenaga kerja karena peran manusia tergantikan oleh teknologi serta mesin karena dengan adanya teknologi tersebut, perusahaan lebih diuntungkan. Kemampuan-kemampuan ini mendukung sasaran bisnis yang mencangkup 1. 2. 3. 4. 5. Peningkatan produktivitas Pengurangan biaya Peningkatan pengambilan keputusan Peningkatan layanan ke pelanggan Pengembangan aplikasi-aplikasi strategis yang baru Kadir, 2003 Sistem informasi memberikan nilai tambah terhadap proses, produksi, kualitas, manajemen, pengambilan keputusan, dan pemecahan masalah serta keunggulan kompetitif yang sangat berguna bagi kegiatan bisnis Kroenke, 1992. Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 12 BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN KESIMPULAN Dewasa ini, sistem informasi sangat dibutuhkan oleh perusahaan untuk mengoptimalisasi kerja serta produktivitas perusahaan untuk mencapai tujuannya. Sistem informasi manajemen juga memberi dukungan informasi, dan pengolahan fungsi manajemen dan pengambilan keputusan. Dalam hal ini, salah satu contoh dari sistem informasi manajemen adalah sistem informasi pengambilan keputusan atau Decision Support System juga Database Management System DBMS. Berdasarkan peranan sistem informasi manajemen, memiliki 3 tiga peranan penting untuk sebuah perusahaan yaitu 1 mendukung proses bisnis, 2 mendukung pengambilan keputusan pegawai dan manajer, dan 3 mendukung berbagai strategi untuk keunggulan kompetitif. Sistem informasi juga memiliki beberapa kelebihan diantaranya 1 melaksanakan computer numeric, bervolume besar dan dengan kecepatan tinggi, 2 menyediakan komunikasi dalam organisasi atau antar organisasi yang murah, akurat, dan cepat. 3 menyimpan informasi dalam jumlah sangat besar dalam ruang yang kecil tetapi mudah diakses. Selain itu, sistem informasi juga memiliki beberapa kekurangan yaitu pengurangan tenaga kerja karena peran manusia tergantikan oleh teknologi serta mesin karena adanya teknologi tersebut dan ketergantungan manusia terhadap sistem informasi itu sendiri. SARAN Perusahaan harus memutuskan untuk melakukan berbagai pertimbangan dalam memutuskan sistem informasi yang akan digunakan agar perusahaan tidak terlalu bergantung kepada sistem informasi karena bila perusahaan ketergantungan dengan sistem informasi manajemen maka aspek sosial lainnya seperti hubungan perilaku sesame manusia akan terganggu karena semua sudah teroptimisasi dengan mesin dan robot. Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 13 DAFTAR PUSTAKA Davis, B. Gordon. 2002. Kerangka Dasar Sistem Informasi Manajemen. PT Pustaka Binaman Pressindo. Jakarta Head, Robert V. 1967. Management Information Systems A Critical Appraisal. Datamation Kadir, Abdul. 2003. Pengenalan Sistem Informasi. Penerbit ANDI. Yogyakarta Kroenke, David M. 1992. Management Information Systems. Watsonville Mitchell McLeod, Jr Raymond. 2001. Sistem Informasi Manajemen. Edisi ke-7. Penyunting, Hardi Sukardi dan Agus Widyantoro. Edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Prenhallindo. Jakarta Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 14 Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tema Sistem Informasi Berbasis KomputerJudul Keunggulan Sistem Informasi Berbasis KomputerKeunggulan Sistem Informasi Berbasis Komputer Dalam berbagai aspek di dunia modern saat ini, tentu saja segala sesuatunya berkaitan dengan informasi, kita dapat mengetahui berbagai informasi dengan cepat dan mudah. Hal tersebut tidak lain dikarenakan oleh keberadaan sistem informasi berbasis komputer. Kita dapat memanfaatkanya dengan baik tentu saja jika kita dapat mengakses jaringan yang ada dalam sistem tersebut. Dewasa ini segala informasi terutama yang berbasis komputer tidak lepas dari internet, oleh karena itu untuk dapat menikmati manfaat dari sistem informasi berbasis komputer maka kita terlebih dahulu harus mengetahui cara mengakses internet, bahkan akan lebih baik lagi bila kita memiliki salah satu akun maupun salah satu jenis dari sosial media, karena hal tersebut juga akan memudahkan kita dalam mengakses informasi dari sistem informasi berbasis komputer itu sendiri. Setelah kita telah dapat mengakses internet dengan baik maka barulah kita dapat merasakan keunggulan dari sistem informasi berbasis komputer, keunggulan sistem informasi berbasis komputer diantaranya1. Lebih efisien dalam waktu maupun tempat. Sebab kita dapat mengakses informasi yang kita inginkan kapanpun dan dimanapun selagi kita terhubung dengan jaringan internet. Oleh karena itu dapat lebih efisien dalam waktu dan juga tidak memerlukan tempat yang luas dalam menyimpan informasi yang telah kita dapatkan, karena informasi yang telah kita akses dapat disimpan dalam bentuk Informasi yang diperoleh dapat diupdate dengan cepat. Karena pada dasarnya informasi online sangat mudah untuk diperbarui, oleh karena itu kita dapat dengan mudah update informasi yang kita butuhkan, bahkan walaupun informasi tersebut sedang Informasi yang diperoleh juga dapat dishare dengan lebih cepat dan mudah. Jika kita membutuhkan hubungan dengan pihak lain dan saling membutuhkan informasi, maka kita akan memperoleh kemudahan dengan adanya sistem berbasis komputer, karena kita dapat mebagikan informasi kita dengan pihak-pihak lain dengan lebih mudah. Kita tidak perlu repot-repot menulisnya kembali atau melakukan hal-hal lain yang bisa saja merepotkan. Kita hanya perlu mengklik share dan memilih kepada siapa informasi tersebut akan dibagikan. 4. Dapat menemukan informasi yang dibutuhkan dengan lebih mudah. Itulah salah satu keunggulan dari informasi yang telah tersistem. Karena dengan adanya sistem maka informasi yang disajikan akan lebih teratur dan tersusun dengan rapi sehingga memudahkan kita dalam mencari dan menemukan informasi yang kita Kita juga dapat dengan mudah menyimpan informasi-informasi terdahulu yang telah kita gunakan. Informasi yang telah kita gunakan biasanya juga masih berguna dimasa mendatang oleh karena itu biasanya kita masih menyimpanya sebagai arsip/kumpulan data yang suatu saat dapat kita gunakan lagi jika dibutuhkan. Oleh karena itu dengan adanya sistem informasi komputer maka kita dapat menyimpan informasi-informasi tersebut dengan mudah. Karena terdapat banyak hardware yang berfungsi sebagai penyimpan data, misalkan saja flashdisk, DVD, VCD maupun jenis komputer itu sendiri. Dan informasi tersebut akan tetap tersimpan dengan baik, selagi tidak kita hapus dan kondisi hardware penyimpanan terbebas dari virus. Lihat Inovasi Selengkapnya SISTEM INFORMASI Tata SISTEM Permakluman MANAJEMEN Kelompok 1 Oleh 1. Diniati D14090010 2. Semarak Fauzia D14090015 3. Syeh Ahmad D14090022 4. Heni Pratiwi O. D14090042 5. Roaslein Upik D14090092 6. Rini Septiani D14080320 Kian terperinci SISTEM Manifesto MANAJEMEN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN Referensi 1. Management Information Systems A Managerial End User Perspective, James A. O’Brien 2. Management Information Systems, Raymond McLeod, Jr. Sistem Informasi dan Kian terperinci SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TUGAS PENERAPAN Komputer jinjing Kelompok 3 SISTEM INFORMASI MANAJEMEN Disusun oleh Nuriswantoni Samsul Arifin Andi Cakra A. Hendrawan Aditya Ananda Putra Sarifuddin Hasri D14090002 D14090034 D14090060 D14090128 Lebih terperinci Gapura 2 Dasar SISTEM INFORMASI Memikul Bab 2 DASAR SISTEM Siaran BISNIS A. Konsep Sumber akar Sistem Makrifat Jual beli 1. Teknologi Embaran Istilah TI Teknologi Maklumat atau IT Information Technology yang populer saat jalan ini merupakan Lebih terperinci Asal SISTEM DALAM Bisnis Pangkal SISTEM Privat Bisnis SISTEM INFORMASI Sistem yakni satu ketunggalan onderdil yang ganti terhubung dengan batasan yang jelas bekerja bersama-sama untuk mencapai semberap intensi O Brien dan Marakas Lebih terperinci Tipe-diversifikasi Sistem Kenyataan Macam-tipe Sistem Kabar OPERATIONS SUPPORT SYSTEM OSS OSS memproduksi berbagai susuk informasi yang digunakan secara n domestik ataupun eksternal. Namun demikian sistem informasi ini tidak ditujukan buat Lebih terperinci Dosen Disusun Maka dari itu Heru TUGAS MATA KULIAH SISTEM INFORMASI Penyelenggaraan Kuartal I Kelas E52 Dosen Dr. Ir. Arif Padri Suroso, Msc CS Guna DAN KEKURANGANN SISTEM INFORMASI Manajemen DI PERUSAHAAN Disusun Maka dari itu Heru Dwinanto Lebih terperinci BAB I SISTEM PENDUKUNG MANAJEMEN Pintu I SISTEM PENDUKUNG Penyelenggaraan A. Pengertian Sistem Amanat Satu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bikin beberapa pengguna dengan kebutuhan yang serupa. Biasanya para pengguna terkumpul Kian terperinci Sistem Informasi Tata Sistem Informasi Manajemen Denotasi Sistem Informasi Manajemen Menurut Ahli Tata Sistem Pengetahuan Manajemen Menurut Jogiyanto Hartono Sistem Kenyataan Tata adalah himpunan berpokok interaksi sistem-sistem Lebih terperinci MANAGEMENT SUPPORT SYSTEM MSS MANAGEMENT SUPPORT SYSTEM MSS PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAGERIAL Penyelenggaraan adalah proses dalam mengeset pemakaian sumber daya yang suka-suka man, money, material, time, space, dsb cak bagi mendapatkan keluaran Lebih terperinci Alterasi Masyarakat TRANSFORMASI MASYARAKAT Gelombang listrik I 800-1700 Publik Pertanaman Era ini manusia fokus pada kehidupan agraris dan ki melatih sumber sentral liwa. Teknologi belum berkembang sehingga awam lebih mementingkan Lebih terperinci Kategorisasi Sistem Pengelompokan Sistem Jenis sistem menurut gerombolan 1. Sistem tunggul 2. Sistem buatan sosok 3. Sistem terbuka atau dinamis 4. Sistem tertutup atau statis 5. Sistem sederhana 6. Sistem berat 7. Sistem Bertambah terperinci Manajemen Sistem Informasi Masyarakat Manajemen Sistem Mualamat Awam Disusun Oleh Kelompok 1 Praherdyan Navy P 105030101111011 Dhio Yudhistira 105030107111006 Kepentingan Romadhoni 105030100111012 UNIVERSITAS BRAWIJAYA FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI Kian terperinci Tinjauan Awam Sistem Informasi Tinjauan Umum Sistem Informasi Arif Basofi PENS 2015 Referensi 1. Raymond McLeod, Jr., George Schell, Arthur I. Stonehill, Michael Management Information System, 8 nd edition, Prentice Hall, Lebih terperinci Teknik Informatika S1 Teknik Informatika S1 Sistem Deklarasi Disusun Oleh Egia Rosi Subhiyakto, Teknik Informatika UDINUS [email protected] +6285740278021 SILABUS Netra KULIAH 1. Pendahuluan 2. Data dan Keterangan Makin terperinci BAB III LANDASAN TEORI Sistem Informasi BAB III Landasan TEORI Pengertian Sistem Makrifat Sistem manifesto secara teknis boleh didefinisikan andai seperanggu komponen yang saling terkait yang mengumpulkan atau Makin terperinci MANAJEMEN. Pertemuan ke-1 SISTEM INFORMASI Pengelolaan Pertemuan ke-1 Sistem, Manifesto, Sistem Pengumuman Sistemadalah himpunan dari unsur-unsur alias anasir-elemen yang saling integral membentuk satu kesatuan bikin mencapai satu Lebih terperinci BAB II MEMAHAMI SISTEM Deklarasi Pintu II Mengarifi SISTEM INFORMASI manusia material mesin uang metode Sistem Proklamasi Beberapa Definisi Sistem yang diambil berusul beberapa sumur merupakan A. Dalam kamus Indonesia John M Echols dan Hassa Shadily Lebih terperinci Ketengan Program PERKULIAHAN FAKULTAS EKONOMI Perkumpulan TARUMANAGARA SATUAN Program PERKULIAHAN FAKULTAS EKONOMI JURUSAN S1. Akuntansi / Pengelolaan MATA Orasi Sistem Informasi Manajemen KODE Mata Khotbah BEBAN Lebih terperinci Paparan Umum SI dan TI Bayangan Masyarakat SI dan TI Arif Basofi PENS 2015 Materi Konotasi Sistem Informasi Definisi Teknologi Proklamasi Lingkup Teknologi Informasi Peranan Teknologi Informasi Pengertian Sistem Informasi Pengertian Lebih terperinci SISTEM Suporter KEPUTUSAN 3 SKS SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN 3 SKS Deskripsi Mata Lektur Pengasuh Hidayah Robi Waliyansyah, Buku Pegangan Dadan Umar Daihani, Komputerisasi Pengambilan Keputusan, Elex Media Komputindo, 2001. D. Makin terperinci SISTEM BISNIS ELEKTRONIK SISTEM Menggandar ELEKTRONIK Saat ini marcapada perdagangan tidak juga dibatasi dengan ruang dan periode. Mobilitas cucu adam yang tataran memaksudkan dunia perdagangan mampu meluangkan layanan jasa dan barang dengan Lebih terperinci I. PENDAHULUAN Latar Belakang I. PENDAHULUAN Bidang Birit Globalisasi telah memerosokkan terciptanya persaingan nan sengit diantara para pelaku membahu di setiap rataan. Kemampuan perusahaan internal merespon perubahan secara cepat Bertambah terperinci BAB I PENDAHULUAN Permukaan Bokong Gapura I PENDAHULUAN Latar Belakang Lega era globalisasi dan teknologi yang semakin canggih satu perusahaan sudah seharusnya didukung makanya penerapan sistem pemberitahuan yang baik dan handal. Waktu ini informasi Lebih terperinci Decision Support System DSS Decision Support System DSS Instrumen Bantu lakukan Manajer privat Pengutipan Keputusan Maka itu Melisa Zulkarnain 1210533002 Pendahuluan Pada era kesejagatan saat ini, bisnis berkembang dengan cepat sehingga perusahaan Lebih terperinci SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SISTEM Partisan KEPUTUSAN Kaki langit. Tri Suswanto Saptadi Informatics Engineering Faculty of Information Technology Konsep SPK SPK atau DSS Decision Support System suatu sistem berbasis komputer inter-aktif Kian terperinci I R A P R A S E T Y A Falak I Falak G R U M I R A P R A S E T Y A N I Ufuk G R U M 1 Denotasi SPK 1. Menurut Turban 1990 dan Turban & Aronson 2001, SPK adalah suatu sistem interaktif berbasis komputer yg boleh kontributif pengambil keputusan privat Lebih terperinci 9. Macam-Varietas SISTEM INFORMASI Kajian & Perancangan Sistem Permakluman Lucky K, SKom, MMSI 7 9. JENIS-Variasi SISTEM Permakluman Jenis-spesies sistem warta menurut kebutuhan manajemen, antara bukan 1. Transaction Lebih terperinci Saripudin. Introduction to Information Systems Chapter 1, 2, 7, 8, 9, 10, /02/2009 Saripudin, Manajemen Pariwisata FEB UPI Sistem Pemberitaan Oleh Saripudin Introduction to Information Systems Chapter 1, 2, 7, 8, 9, 10, 11 com/sites/0072472642/ 21/02/2009 Saripudin, Manajemen Lebih terperinci Konversi SISTEM INFORMASI Alterasi SISTEM INFORMASI Makanya R. Muh. Angga Bagus P. NRP Memenuhi Tugas Alat penglihatan Sistem Proklamasi Manajemen Dosen Pengampu Dr. Ir. Arif Imam Suroso, MSc. CS Penyerahan Tugas 05 Januari Lebih terperinci

kelebihan dan kekurangan sistem informasi manajemen